Warga Probolinggo Pertanyakan Manfaat Kebijakan Satu Data Nasional

Warga Probolinggo Pertanyakan Manfaat Kebijakan Satu Data Nasional
Suasana rapat pembahasan di gedung parlemen. (Ilustrasi: Jurnawan)

Pembahasan kebijakan satu data nasional memasuki tahap penting setelah Tim gabungan pemerintah menggelar rapat tertutup selama dua hari. Dalam beberapa pekan ke depan, kebijakan satu data nasional diperkirakan masih akan menjadi sorotan di Probolinggo.

Petugas di lapangan mengaku telah menyiapkan skenario cadangan bila kondisi berubah. Pengamat menilai langkah tersebut perlu disertai penjelasan yang mudah dipahami publik.

Seorang warga mengatakan dirinya berharap hasilnya benar-benar dirasakan, bukan sekadar wacana. Pertemuan lanjutan dijadwalkan untuk membahas rincian teknis dan pembagian tanggung jawab.

Beberapa narasumber meminta agar proses berjalan terbuka sehingga masyarakat bisa ikut mengawasi. Dalam pertemuan itu, peserta memaparkan kendala yang selama ini dihadapi di lapangan.

Narasumber menegaskan bahwa angka yang disampaikan masih bisa berubah mengikuti perkembangan. Hasil pemantauan menunjukkan situasi relatif terkendali dengan koordinasi antarinstansi.

Catatan redaksi menunjukkan kebijakan satu data nasional sudah beberapa kali muncul dalam laporan warga sepanjang tahun ini. Pembaca yang memiliki informasi tambahan dapat menghubungi redaksi melalui kanal yang tersedia.

Penulis: Yoga Anggraini

Berita Terkait