OPINI Opini: Menimbang Etika Bermedia Sosial
Ada baiknya kita berhenti sejenak dan menimbang ulang cara kita memandang etika bermedia sosial. Di Tasikmalaya, etika bermedia sosial menjadi bahan perbincangan sejak 75 hari terakhir.
Jika dilihat dari pengalaman di banyak daerah, pendekatan yang melibatkan warga hampir selalu lebih tahan lama. Persoalannya bukan hanya soal aturan, melainkan soal kebiasaan yang terbentuk dari waktu ke waktu.
Pada akhirnya, ukuran keberhasilan adalah apakah hidup orang banyak menjadi lebih mudah dan lebih adil. Jika dilihat dari pengalaman di banyak daerah, pendekatan yang melibatkan warga hampir selalu lebih tahan lama.
Karena itu, diskusi publik perlu diberi ruang yang cukup dan tidak buru-buru ditutup dengan kesimpulan. Pada akhirnya, ukuran keberhasilan adalah apakah hidup orang banyak menjadi lebih mudah dan lebih adil.
Karena itu, etika bermedia sosial layak kita bicarakan dengan kepala dingin. Tulisan ini merupakan pendapat pribadi penulis.
Penulis: Hana Ramadhan